tvtogel

https://www.rusticconnection.com/

toto macauSlot Thailandhttps://104.131.171.241https://167.172.248.230https://174.138.86.114https://68.183.187.173 https://167.99.112.243https://128.199.105.4https://143.198.95.17CVTOGELANGKARAJATVTOGELCVTOGELPTSLOThttps://artisttunes.com/https://www.norylocum.com/https://estiempodeizquierda.org/http://webdisk.laureategroup.com/https://www.mapmonde.org/https://trends-gadget.com/https://143.198.204.204

Jakarta – Anda masih ingat Ihsan Maulana Mustofa? Ihsan kini lagi memulai kariernya sebagai pelatih untuk para pebulutangkis muda Indonesia. Ihsan, kelahiran Tasikmalaya, Jawa Barat, 28 tahun lalu, sempat jadi andalan Indonesia di nomor tunggal putra bersama pemain seangkatannya seperti, Anthony Sinisuka Ginting dan Jonatan Christie.

Berbeda dengan dua kompatriotnya yang masih berkarier hingga saat ini, Ihsan memilih jalan berbeda.

Setelah mundur dari PBSI pada pertengahan 2019 karena cedera, Ihsan sempat menghilang dari perbulutangkisan Tanah Discuss.Pada saat itu Ihsan rupanya sempat hijrah ke Benua Amerika. Tepatnya di Kanada, untuk melatih klub lokal bersama CST.

Baca Juga : Rekor Duel Ronaldo vs Messi: Siapa Lebih Unggul?

Sekitar setahun di sana, Ihsan lantas kembali ke Tanah Air karena istrinya hendak melahirkan anak kedua. Ihsan sempat ditarik oleh PB Djarum pada 2022. Setelah itu Ihsan menerima pinangan klub di tanah kelahirannya, Jawa Barat, yakni Mutiara Cardinal Bandung. Aksi Ihsan di pinggir lapangan kini kerap terlihat di perhelatan BNI Sirkuit Nasional 2023. Seperti dulu saat masih bermain sebagai tunggal putra, Ihsan juga melatih nomor tersebut di BNI Sirnas.Ada beberapa anak asuhnya yang sukses menembus BNI Sirnas Premier 2023, yang dihelat di GOR Universitas Negeri Jakarta, 11-16 Desember.

Menjadi pelatih merupakan sesuatu yang menyenangkan untuk Ihsan, sekalipun dia tidak pernah memikirkan akan terjun ke sana.

“Kalau dibilang dari awal pengin jadi pelatih sih gak banget.

Awalnya sempat ke Kanada kan melatih di sana, sekalian sparring partner. Ternyata seneng, terus pengen menularkan sedikit ilmu buat adik-adik di Indonesia.

Kebetulan dapat kesempatan melatih di Indonesia, saya ambil,” ujar Ihsan dalam perbincangan dengan detikSport. ”

Kalau dengan Mutiara ini kan saya sudah kenal lama, dari kecil, sama pelatih Mutiara lah. Apakah ada tempat kosong buat saya, akhirnya masuk. Tantangan buat saya pastinya anak-anak sendiri, lebih ke persiapan dari sebelum latihan, sebelum pertandingan, saya siapin buat mereka.”

By admin